Senin, 15 Agustus 2011

7 Oknum PNS Dishub Ditangkap


Main Remi di Areal Kantornya
SIANTAR

7 Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Dishub Pemko Siantar, ditangkap Sat Reskrim Polres Siantar, Senin (15/8) sekira jam 14.30 wib, karena diduga main judi di Terminal Horas Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba, areal kantor Dishub Kominfo Kota Siantar.

Ke 7 PNS itu terdiri dari 2 warga Kabupaten Simalungun, 5 warga Kota Siantar. Ke 2 warga Simalungun, FS (28), warga Jalan Ssisingamangaraja Kelurahan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah Jawa, dan OR (35), warga Nagori Pardomuan Nauli, Kecamatan Pematang Bandar.

Sedang ke 5 warga Kota Siantar terdiri dari, ES (36), warga Jalan Medan Km 6,5 Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, UM (43), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, AP (39), warga Jalan Medan Km 5,5, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba.

Kemudian PS (34), warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, serta HS (37), warga Jalan Beo, Kelurahan Sipinggolpinggol, Kecamatan Siantar Barat.

Kapolres Siantar AKBP Alberd TB Sianipar SIK MH, dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Azharuddin, membenarkan adanya pengamanan Ke 7 PNS Dishub tersebut.
“Kita amankan dari areal kantor mereka berdasarkan SMS dari warga, yang menyebutkan Terminal Horas yang masih areal kantor Dishub, itu sudah dijadikan tempat main judi oleh para Pegawai Dishub,”ujar Kasat Reskrim.
           
Tak mau kehilangan buruannya, informasi langsung ditindaklanjuti anak buahnya, dengan melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, sesuai info, di lokasi itu tampak ke 7 pegawai Dishub, itu sedang akan bermain judi remi menggunakan kartu joker yang terdiri dari dua kelompok.
           
Selanjutnya, mereka diamankan berikut dengan barang bukti berupa, 4 set kartu joker dan uang tunai ratusan ribu rupiah disita dari TKP ke Mapolres Siantar dan langsung diperiksa.
“Mereka tak mengakui uang tersebut adalah uang mereka. 2 diantaranya juga mengaku hanya menonton saja. Saat ini ke 7 tersangka sedang menjalani pemeriksaan,” kata Azharuddin. (Napit)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar